Dibandingkan dengan kota jakarta sih bandung ga ad apa-apanya kalau urusan macet, hanya beberapa titik daerah macet, selebihnya hanya kondisional, biasanya kalau peak hour atau week end. Namun demikian nampaknya perlu pemikiran bersama untuk mengurangi macet mengingat efek dari macet itu ternyata luar biasa buruknya, baik pada syaraf otak kecil, tempramental seseorang, psikologis baik pengemudi maupun pejalan serta menjadikan udara yang buruk untuk dihirup manusia, sementara dari segi lainnya yaitu pemborosan BBM, spare part kendaraan dll.
Beberapa penyebab macet yang saya perhatikan yaitu jalan yang menyempit akibat PKL, parkir kendaraan yang sembarangan, jalan berlubang, komunitas sepeda motor yang luar biasa banyaknya serta sikap mengendara yang tidak tertib yang menyebabkan kendaraan bermotor di wilayah tersebut harus mengurangi kecepatannya sampai dengan berhenti sama sekali.
Sebagian mungkin merasa biasa dengan kemacetan tersebut karena sehari-hari mereka melewati daerah macet, sehingga lucunya akan heran kalau jalanan tidak macet. Kebiasaan itu harus segera dihilangkan, demi lingkungan di kota bandung menjadi bersih, sekedar info saja, punten
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar